Misunderstood Universe

Site about Misunderstood Universe

Category: La Liga

Agen Sbobet: Neymar Disebut Provokator, Inilah Tanggapan Luis Figo

Penyerang muda Barcelona, Neymar memiliki skill sepakbola yang terbilang luar biasa. Dirinya beberapa kali trik-trik ketika membela Barcelona. Beberapa orang mungkin menikmati trik-trik tersebut dan memujinya, namun tak jarang juga pihak lawan menganggapnya sebagai “tukar pamer” yang melecehkan kemampuan lawan.

Kekesalan tepatnya dirasakan Agen Sbobet oleh para supporter lawan yang menganggapnya sebagai provokator seperti ketika Barcelona berhasil menang Valencia. Neymar dianggap sebagai penyebab pelemparan botol minuman yang terjadi kepada pemain Barca karena kerap menunjukkan trik sepakbolanya.

Namun peryataan tersebut dibantah oleh Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu. Presiden Barca menilai hal tersebut merupakan hal biasa yang dilakukan oleh para pemain. Legenda asal Portugal, Luis Figo juga memberikan tanggapannya mengenai insiden ini.

Figo memberikan pembelaannya kepada Neymar, menurutnya setiap pemain memiliki gaya permainan tersendiri termasuk Neymar. “Dia hanya berusaha memainkan sepakbola terbaik versinya di atas lapangan, jika itu hal tersebut membuat anda terganggu, itu masalah anda”, kata Figo.

Sejauh ini, Neymar telah mencetak empat gol dari delapan penampilannya. Barcelona kini tengah berada di posisi kedua klasemen La Liga dengan mengantongi 22 poin dari tujuh kemenangan, satu kali imbang dan dua kali kekalahan. Barca kini berjarak dua poin dari pemuncak klasemen, Real Madrid. Pada akhir pekan nanti, The Catalans akan melawat ke markas Sevilla di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan (Sevilla).

Cesc Fabregas: Zidane Pelatih Yang Bagus

Cesc Fabregas memberikan pujian kepada manajer Real Madrid, Zinedine Zidane yang berhasil membuktikan kemampuan terbaiknya dalam melatih klub sebesar Real Madrid. Meski baru menangani Los Blancos sejak Januari silam, sudah terbukti performa dan kualitas tim ibu kota Spanyol itu tetap tidak diragukan.

Manajer asal Prancis itu sempat mendapat banyak komentar negatif saat dirinya ditunjuk untuk menggantikan Rafael Benitez. Bagaimana tidak? dirinya saat itu belum memiliki pengalaman menangani klub utama. Dirinya hanya memiliki pengalaman menjadi manajer Real Madrid Castilla dan sebagai asisten Carlo Ancelotti.

Namun diluar dugaan, Zidane mampu membalas komentar negatif yang diterimanya saat itu dengan memberikan pembuktian persaingan ketat di kompetisi La Liga hingga pekan terakhir. Bukan hanya itu, Zidane juga berhasil meraih gelar Liga Champions musim lalu dengan menagalahkan rival sekotanya Atletico Madrid.

Dengan pembuktian yang demikian baik, Fabregas tanpa ragu langsung memuji Zidane bahwa dia adalah salah satu manajer yang memiliki kemampuan luar biasa baik.

“Saya kira Zidane sudah melakukan tugasnya dengan baik. Seperti yang dikatakan oleh trio BBC, mereka adalah yang terbaik dan seluruh pemain juga tahu bahwa dia adalah manajer yang bagus.” kata Fabregas kepada Marca.

Kini Real Madrid sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi Las Palmas dalam lanjutan kompetisi La Liga.

Dybala: Juventus Telah Merespon Kritik

Paulo Dybala mengatakan bahwa timnya sudah membuktikan diri & sekaligus menjawab kritik sesudah tampil mengesankan dalam 19 kompetisi terakhir.

Juventus benar-benar pernah terseok-seok di awal masa ini, bahkan berada di papan bawah klassement. Tetapi mereka bisa bangkit & dalam 19 laga terakhir tidak terkalahkan sampai sekarang menempati puncak klassement sementara Serie A.

Dan paling baru, Bianconeri berhasil mendapatkan kemenangan mutlak atas Sassuolo dengan score slim 1-0. Sassuolo sendiri yaitu tim terakhir yang mengalahkan Bianconeri di Serie A pada bulan Oktober tahun lalu.

“Setelah kalah lawan Sassuolo pada Oktober lalu, tidak ada yang berikan kami peluang untuk berkompetisi mendapatkan gelar. Seluruhnya orang mencoret kami & kini kami di sini,” ujarnya.
“Kami mesti menunggu & menonton apa yang berlangsung di laga lain minggu ini, tetapi kami tetap di puncak, di final Coppa & akan menghadapi Bayern Munchen di Liga Champions,” tandasnya.

Kenaikan Gaji Bale Akan Bikin Rekannya di Madrid Memberontak?

Gareth Bale merupakan salah-satu pilar penting dalam kesuksesan Real Madrid dalam meraih gelar Champions musim lalu. Bukan hanya di tim, Bale juga menunjukkan perfoma gemilangnya ketika membela Negaranya, Wales.

Karena prestasinya, Bale musim lalu masuk dalam nominasi pemain terbaik di Eropa namun nominasi tersebut dimenangkan oleh rekannya di Real Madrid yakni Cristiano Ronaldo.

Mungkin prestasi tersebut juga yang membuat pemain berusia 27 tahun tersebut memberanikan diri untuk menuntut gaji yang lebih dari Real Madrid. Namun beberapa pihak menganggap kenaikan gaji Bale kurang pantas melihat penampilannya musim lalu yang kurang mumpuni.

Untuk mendatangkan Bale, Real Madrid harus memecahkan rekor transfer tiga tahun silam. Kontrak Real Madrid dengan Bale berakhir pada tahun 2019 mendatang. Bale mengatakan hanya akan menandatangani kontrak barunya dengan Real Madrid jika gajinya dinaikkan hingga 17 juta euro.

Mendengar pernyataan tersebut, rekan Bale di Real Madrid merasa heran. Menurut mereka, gaji tinggi tersebut tidak sepadan jika dibandingkan dengan perfoma Bale. Bagaimana menurut anda?

Messi Wajib Kurangi Beban Latihan Agar Tidak Cedera

Beberapa hari lalu, Messi dikabarkan mengalami cedera paha saat dirinya membela timnas Argentina di partai Pra-Piala Dunia 2018 zona Amerika Selatan. Beruntung bahwa cedera yang dialaminya tidaklah begitu parah.

Mendengar kabar itu, pihak klub langsung meminta Messi untuk menurunkan porsi dan beban latihannya agar cedera yang dialaminya tidak memburuk.

Pihak klub berkicau di akun twitter official Barcelona yang menyebutkan bahwa tes terhadap Messi menunjukkan bahwa masih ada masalah di otot paha kiri dan dirinya direkomendasikan untuk mengurangi beban latihan beberapa hari ke depan.

Messi Barca

Barcelona akan menjamu Alaves di Camp Nou pada lanjutan kompetisi La Liga akhir pekan ini, dan kemungkinan besar, klub tidak akan diperkuat oleh Messi.

Sejak musim 2015-2016, Messi semakin rentan mengalami cedera dibandingkan 2 musim lalu dimana dia hanya mengalami cedera sebanyak satu atau dua kali saja. Apakah ini merupakan faktor usia? Bagaimana menurut pendapat anda?