Claudio Ranieri sampai detik ini masih tidak terikat dengan klub manapun setelah keluar dari Leicester City. Beberapa klub sempat dikaitkan dengan dirinya karena melihat prestasinya membawa Leicester City menjadi juara Liga Primer Inggris. Bahkan, diberitakan oleh Agen Bola Online bahwa Wolfsburg telah terang-terangan mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkan tanda tangan Ranieri.

Namun apa mau dikata, semua keputusan kembali lagi ke Ranieri. Pelatih asal Italia tersebut tampaknya belum bisa menyembuhkan rasa sakit akibat dipecat oleh klub yang memiliki kenangan manis dengannya tersebut. Wolfsburg memang sedang dalam kondisi terdesak dalam mencari pelatih setelah pemecatan yang terjadi pada Valerien Ismael pada bulan Februari lalu.

Wolfsburg kehilangan toleransi dengan Valerien karena performa tim yang terus menurun. Saat ini Wolfsburg tengah bertahan di peringkat ke-15 sehingga membutuhkan seorang pelatih yang mumpuni untuk menggantikan pelatih sementaranya, Andries Jongker.

Penolakan Ranieri atas klub yang berjuluk Wolves tersebut diberitakan karena pelatih berusia 65 tahun tersebut masih ingin beristirahat sebelum pada akhirnya akan terikat dengan sebuah klub. Juga tidak bisa dipungkiri bahwa Ranieri masih memiliki kekecewaan kepada Leicester City yang secara tiba-tiba mengambil keputusan tersebut.

Kekecewaan tersebut wajar saja terjadi karena memori tentang mengangkat tropi Liga Primer Inggris masih berada ingatan. Pemecatan tersebut terjadi hanya berselang 300 hari dari menangnya Leicester City menjadi juara Liga Primer Inggris musim lalu.